Tuesday, July 7, 2020

Cara Mudah Belajar Huruf Braille Bagi Anak Penyandang Tunanetra

gurudikdasmen.com - Huruf braille merupakan sarana yang digunakan oleh penyandang disabilitas netra diseluruh dunia untuk memudahkan membaca dan menulis. Cara mudah belajar huruf braille bagi anak penyandang tunanetra dengan sistem tulisan sentuh berbentuk titik-titik timbul pada permukaan kertas ini yaitu dengan meraba bagian yang timbul dengan menggunakan ujung jari tangan.

Cara Mudah Belajar Huruf Braille Bagi Anak Penyandang Tunanetra

Sebelum kita membahas tentang cara belajar huruf braille bagi anak disabilitas sensorik dengan mudah, alangkah baiknya simak terlebih dahulu awal mula atau sejarah penemuan kode sentuh yang dipakai oleh penyandang gangguan penglihatan dari dulu hingga sekarang.

Sejarah Huruf Braille

Penamaan Braille sendiri diambil dari nama penemunya, Louis Braille. Beliau seorang berkebangsaan Perancis yang mengalami kecelakaan pada masa kecilnya hingga mengakibatkan kedua matanya mengalami buta permanen.

Awalnya huruf timbul tersebut diadaptasi dari sandi yang digunakan tentara untuk keperluan militer. Dengan berjalannya waktu, oleh Louis Braille dikembangkan lagi hingga dapat dimanfaatkan untuk memudahkan tunanetra membaca dan menulis hingga saat ini.

Karena besarnya manfaat huruf braille yang memudahkan proses membaca bagi penyandang disabilitas, oleh PBB mewajibkan setiap negara untuk dapat memproduksi, menyebarkan, serta mendidik rakyatnya yang menderita tunanetra agar menggunakan huruf braille untuk aktivitas sehari-hari.

Baca juga:
Di Indonesia, pedoman penyusunan huruf braille yang sesuai EYD sudah sejak tahun 1975. Kemudian pada tahun 2000 telah disempurnakan sesuai perkembangan teknologi dan informasi, maka diterbitkanlah sistem Braille Indonesia bidang Bahasa Indonesia.

Seiring dengan perkembangan zaman dan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, alat bantu baca tunanetra ini pun mulai mengikuti arus. Untuk memudahkan penderita kebutaan agar dapat menggunakan perangkat digital, kini terdapat Braille EDGE 40 yang dapat dihubungkan pada smartphone maupun komputer melalui perantara bluetooth.

Selain itu, huruf braille juga telah memanjakan anak-anak penderita tunanetra untuk dapat bermain layaknya anak-anak normal dengan menggunakan huruf braille sebagai medianya.

Cara Mudah Belajar Huruf Braille

Ada beberapa cara mudah digunakan untuk belajar huruf braille bagi anak penyandang tunanetra, diantaranya menggunakan reglet dan stylus atau mesin tik braille perkins.

1. Reglet dan Stylus

Reglet dan Stylus merupakan alat tulis yang tidak asing digunakan oleh penyandang tunanetra. Umumnya reglet berbentuk menyerupai penggaris yang terdiri dari dua plat yang dihubungkan dengan engsel untuk menjepit kertas braille saat menulis.

Simak:
Untuk memulai belajar huruf braille dengan reglat dan stylus ini, langkah pertama yang harus dilakukan yaitu mengenal dulu teknik menulis. Sebab, bila kemampuan menulis sudah tercapai maka kemampuan membaca akan mengikutinya.

Menulis menggunakan reglet dan stylus ini memudahkan anak lebih mengenal huruf beserta letak titik pada huruf braille. Dengan metode ini, anak-anak dapat langsung melubangi titik-titik braille di atas kertas.

2. Mesin Tik Braille Parkins 

Cara belajar huruf braille dengan menggunakan mesin tik parkins ini lebih efektif karena anak hanya menekan enam titik pada mesin tik untuk membuat bentuk huruf braille. Sayangnya teknik membaca dengan mesin parkins ini anak tidak pernah tahu letak formasi titik-titik braille dengan tepat.

Agar anak penyandang disabilitas netra cepat memahami penggunaan kedua media belajar tersebut, teknik membaca huruf braille ini dibarengi dengan nyanyian. Faktor penting agar kemampuan anak belajar membaca huruf braille tercapai yaitu dengan ingatan dan latihan.

Meskipun braille adalah metode membaca melalui sentuhan, bukan dengan pandangan mata, dan alat ini digunakan oleh tunanetra, namun orang yang memiliki penglihatan normal pun dapat mempelajari cara menulis dan membaca kode raba ini dengan mudah untuk membantumu berkomunikasi melalui tulisan dengan penyandang tunanetra.

bm

Media Informasi Guru Pendidikan Dasar dan Menengah di Indonesia.

Post a Comment

Mohon untuk memberikan komentar dengan bahasa yang sopan, tidak memasang link hidup serta tidak meninggalkan spam disini...!!!

Terimakasih banyak atas perhatiannya...