Mekanisme Pendataan Calon Peserta UN Melalui EMIS

gurudikdasmen.com - EMIS Verval UN adalah aplikasi berbasis web yang berfungsi untuk melakukan pendataan peserta ujian nasional yang mana peserta ujian nasional diperoleh dari data emis yang sudah di upload oleh masing-masing madrasah. Melalui emis verval un pemerintah mencetak daftar calon peserta UN yang diperoleh dari data emis kelas 6, kelas 9 dan kelas 12.

Mekanisme pendataan calon peserta UN melalui EMIS bagi Madrasah/Ponpes Salafiyah.

Data calon peserta ujian UN tersebut kemudian dipublikasikan melalui EMIS Verval UN. Operator madrasah mengakses data tersebut melalui login pada aplikasi emis yang hak aksesnya dimiliki oleh madrasah tersebut.
Baca juga :
Dari hasil unduhan data calon peserta UN tersebut selanjutnya di verifikasi dan validasi agar data tersebut benar-benar valid. Verifikasi dan validasi ini digunakan untuk mengecek ulang apakah data tersebut sudah benar-benar valid, baik jumlah siswa maupun identitas masing-masing calon peserta.

Mekanisme Pendataan Calon Peserta UN

  1. Madrasah/Ponpes Salafiyah memuktahirkan data siswa pada sistem EMIS, mengunduh File *EZ/Berita Acara/DCP;
  2. Kabupaten/kota atau Kantor cabdis pendidikan provinsi mengunggah data file *EZ ke laman pendataan UN (BIOUN) kemudian mengunduh dan mencetak DNS;
  3. Madrasah/Ponpes Salafiyah mengembalikan berkas DNS hasil verifikasi ke dinas pendidikan kabupaten/kota atau Kantor cabdis pendidikan provinsi dengan melampirkan file *EZ (BILA PERBAIKAN INDENTITAS SISWA) setelah dimuktahirkan di sistim DAPODIK/Verval PD untuk diunggah ke laman pendataan UN (BIOUN);
  4. Kabupaten/kota atau Kantor cabang dinas pendidikan provinsi mengunggah data file *.EZ ke laman pendataan UN (BIOUN) dan mengisi mata uji pilihan (MA) kemudian download dan mencetak DNS kembali; 
Mekanisme pendataan calon peserta UN melalui EMIS bagi Madrasah/Ponpes Salafiyah.

Untuk lebih lengkapnya tentang Mekanisme pendataan calon peserta UN melalui EMIS, dipersilahkan anda mengunduh file yang telah kami peroleh dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Demikianlah yang dapat kami bagikan kepada anda tentang Mekanisme pendataan calon peserta UN melalui EMIS. Semoga apa yang kami bagikan ini bermanfaat dan dapat mempermudah proses pengerjaannya.

Alur Proses Pengolahan Data Calon Peserta UN

gurudikdasmen.com - Saat ini, Ujian Nasional sudah memasuki tahap pendaftaran Calon Peserta Ujian Nasional berbasis Dapodik. Sekolah harus sudah menyiapkan data-data calon peserta ujian nasional agar seluruh siswa calon peserta ujian nasional dapat mengikuti Ujian Nasional mendatang.

Alur proses pengolahan data calon peserta UN melalui DAPODIK-PDUN untuk tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK

Berdasarkan Informasi yang kami peroleh dari Buku Petunjuk Teknis Pendataan Calon Peserta Ujian Nasional Berbasis Dapodik yang telah diterbitkan oleh Pusat Penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

Bahwasanya setiap sekolah dihimbau agar segera mendaftarkan peserta didiknya sebagai calon peserta ujian nasional melalui halaman https://pdun.data.kemdikbud.go.id/. dengan menggunakan username dan password atau kode registrasi yang sama dengan username dan password atau kode regirstrasi yang digunakan pada Aplikasi Dapodikdasmen.

Alur Proses Pengolahan Data Calon Peserta UN

Sekolah/SKB/PKBM memuktahirkan data siswa/sekolah pada sistem DAPODIK dan Verval PD, mengunduh file *.DZ/berita acara/DCP dari laman pdun.data.kemdikbud.go.id; Kemudian Satuan pendidikan menyerahkan BA (Berita Acara) dan DCP (Daftar Calon Peserta) ke pengawas sekolah untuk di verifikasi dan validasi data calon peserta UN (CAPESUN).

Setelah selesai, kemudian Satuan pendidikan mendaftarkan CAPESUN ke Pengelola data kabupaten/kota atau Cabang Dinas Provinsi dengan melampirkan file *.DZ/*.EZ, BA, dan DCP;
Baca juga :
Pengelola data kabupaten/kota atau Cabang Dinas Provinsi mengunggah data file *.DZ/*.Ez ke laman pendataan UN (BIOUN); Kemudian Pengelola data kabupaten/kota atau Cabang Dinas Provinsi, mengunduh dan mencetak DNS dan memberikan ke satuan pendidikan; 

Sekolah/SKB/PKBM mengembalikan berkas DNS hasil verifikasi ke pengelola data kabupaten/kota atau Cabang Dinas Provinsi beserta file *.DZ (BILA PERBAIKAN INDENTITAS SISWA) setelah dimuktahirkan di sistim DAPODIK/verval PD untuk diunggah ke laman pendataan UN (BIOUN);

Alur proses pengolahan data calon peserta UN melalui DAPODIK-PDUN untuk tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK

Pengelola data provinsi/Cabdis provinsi mengkoordinir petugas pendataan satuan pendidikan mengisi mata uji pilihan (SMA, MA, SMTK, dan SMAK) sesuai pilihan siswa. Pengelola data Kabupaten/kota atau Cabang Dinas Provinsi memelihara arsip hasil verifikasi DNS. Pengelola data provinsi memelihara arsip DNT.

Juknis Pendataan Calon Peserta UN

gurudikdasmen.com - Dalam rangka pendataan calon peserta Ujian Nasional (UN), panitia pendataan UN tingkat pusat memfasilitasi program pendataan. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah proses pendataan sehingga data yang dihasilkan lebih cepat, tepat, akurat, dan akuntabel.

Petunjuk Teknis (Juknis) Pendataan Calon Peserta Ujian Nasional Tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK

Petunjuk teknis pendataan calon peserta ujian nasional ini disusun dalam rangka memberikan arahan dan pedoman secara teknis bagi panitia UN di tingkat provinsi, kota/kab, dan sekolah, sehingga data yang diperoleh mampu meningkatkan kualitas dan aksesbilitas, akuntabilitas serta kredibilitas sistim Ujian Nasional.
Baca juga:

Cakupan Junkis Pendataan Calon Peserta UN

  • Pendahuluan, 
  • Penjelasan Umum, 
  • Tugas dan tanggungjawab, 
  • Mekanisme, dan 
  • Jadwal pendataan.

Peristilahan Dalam Juknis Pendataan Calon Peserta UN

  1. Pendataan adalah proses penyampaian data calon peserta ujian nasional 
  2. Validasi adalah pernyataan kebenaran atas data calon peserta UN dengan dibubuhi tanda tangan kepala satuan pendidikan;
  3. Daftar Nominasi Sementara (DNS) adalah daftar calon peserta UN setelah diverifikasi dan divalidasi;
  4. Petugas pengolah data adalah orang yang ditunjuk dan ditetapkan oleh pejabat yang berwenang sebagai pengelola data UN;
  5. Hak akses adalah kewenangan mengubah dan atau memanfaatkan data hanya untuk kepentingan UN;